Tampilkan postingan dengan label penyebab wasir. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label penyebab wasir. Tampilkan semua postingan

Rabu, 14 Agustus 2013

Penyebab Wasir atau Ambeien




Jika seseorang sering berganti-ganti posisi duduk dengan alasan merasakan ada yang tidak nyaman di bagian duburnya, orang tersebut sering di sebut menderita ambeien. Perasaan ada yang mengganjal di bagian dubur sehingga mengakibatkan seseorang merasa tidak nyaman dan merasa perlu merubah terus posisi duduknya memang merupakan salah satu gejala penyakit yang dikenal juga sebagai penyakit wasir. Penyakit ini sering menyerang mereka yang berdiri terlalu lama atau duduk terlalu lama. Selain itu penyakit ini juga banyak diderita oleh kaum wanita sebab wanita lebih sering mengalami pelebaran pembuluh vena atau disebut juga pembuluh balik terutama pada saat mereka mengalami haid atau menstruasi dan hamil. Olah ragawan yang membuat kesalahan saat melakukan suatu gerakan khusus dalam jenis olah raga angkat besi, angkat beban, atau olah raga pernafasan juga sering diserang penyakit ini. Namun secara umum penyakit ini disebabkan karena seseorang terlalu kuat mengejan saat buang air besar.
Gejala lain penyakit ambeien atau wasir ini selain perasaan ada yang mengganjal di bagian dubur seperti yang sudah disampaikan di atas adalah adanya pendarahan atau ada darah yang ikut keluar saat seseorang buang air besar. Darah yang ikut keluar tersebut akibat adanya jaringan pembuluh darah yang pecah sehingga darah mengalir ke saluran pembuangan dan ikut terbuang. Pada orang yang berusia di bawah lima puluh tahun dan mengalami rasa sakit atau pendarahan saat buang air besar, hampir dipastikan bahwa itu merupakan gejala penyakit wasir ini.

Pencegahan

Ambeien bisa dicegah dengan cara:


  1. Hindari berada dalam posisi duduk atau berdiri yang terlalu lama. Bagi mereka yang pekerjaannya menuntut untuk berdiri atau duduk dalam waktu lama, usahakan merubah posisi tersebut atau melakukan gerakan yang dapat membuat otot di bagian dubur mereka tidak tegang.
  2. Konsumsi makanan yang mengandung banyak serat seperti sayuran dan buah-buahan. Serat yang ada dalam sayuran serta buah-buahan akan memperlancar sistem pencernaan dan akan membuat feses menjadi lebih lunak sehingga lebih mudah untuk dikeluarkan, dengan demikian tidak perlu mengejan terlalu kuat untuk mengeluarkannya saat buang air besar.
  3. Hindari makanan yang berlemak seperti goreng gorengan dan makanan berlemak lainnya sebab lemak dalam makanan dapat tertimbun dalam tubuh sehingga menyumbat aliran darah, selain itu makanan berlemak juga akan membuat feses menjadi keras dan diperlukan tenaga atau mengejan yang kuat untuk mengeluarkannya.
Jika sudah terlanjur menderita penyakit ambeien, ada dua cara pengobatan yang dapat dilakukan yakni pengobatan secara medis dan pengobatan tradisional atau disebut juga pengobatan alternatif. Cara pengobatan yang makin banyak dipilih orang akhir akhir ini ini adalah cara tradisional. Mengapa? sebab pengobatan cara medis selalu melibatkan obat dengan kandungan zat kimia yang sulit diproses oleh organ tubuh seperti ginjal dan hati. Cara pengobatan medis lain yakni tindakan operasi juga tidak menjamin penyakit wasir ini tidak akan kambuh.
Ambeien dapat disembuhkan dengan mengonsumsi obat yang ampuh, aman, halal, dan terjangkau yang bernama ambeclear. Tanaman Herbal yang bernama tanaman daun ungu merupakan bahan utama dari ambeclear. Tanaman yang berasal dari pulau Papua atau Irian ini sudah teruji dan terbukti dapat mengatasi penyakit wasir ini. Khasiat tanaman daun ungu bagi kesehatan sudah dibuktikan oleh penduduk lokal setempat dan juga penelitian-penelitian yang dilakukan oleh para ahli tanaman obat.














HUB :

0877 367 14 8 14
081 326 823 567
082135 66 55 88 


Pengertian, Gejala, Penyebab, Diagnosis, dan Pencegahan Wasir

Wasir, atau sering disebut ambeien (dalam bahasa Inggris atau Latin disebut Hemorrhoid dan dalam bahasa kedokteran disebut Piles) adalah penyakit atau gangguan pada anus dimana Sphinchter Ani atau bibir anus, mengalami pembengkakan yang kadang-kadang disertai pendarahan. Dalam beberapa kasus, wasir atau ambeien disebabkan oleh kesalahan dalam melakukan gerakan pada olahraga tertentu misalnya pada olahraga angkat beban atau olahraga pernapasan, terlalu banyak duduk atau berdiri, faktor genetika (keturunan), mengejan terlalu keras saat buang air besar (biasanya akibat konstipasi) dan dapat terjadi juga pada wanita hamil. Tetapi umumnya, penyebabnya adalah karena mengejan terlalu keras saat buang air besar dan terlalu banyak duduk atau berdiri, juga lebih rawan terjadi pada wanita daripada pria. Itu disebabkan karena wanita lebih sering mengalami pelebaran pembuluh balik atau pembuluh vena (misalnya saat menstruasi atau hamil) dibandingkan pria.

Secara umum, ambeien dibagi dua yaitu Ambeien Internal dan Ambeien Eksternal. Ambeien Internal, pembengkakan terjadi dalam rektum sehingga tidak bisa dilihat atau diraba. Pembengkakan jenis ini tidak menimbulkan rasa sakit karena hanya ada sedikit syaraf di daerah rektum. Tanda yang dapat diketahui adalah pendarahan saat buang air besar. Masalahnya jadi tidak sederhana lagi, bila ambeien internal ini membesar dan keluar ke bibir anus yang menyebabkan kesakitan. Ambeien yang terlihat berwarna pink ini setelah sembuh dapat masuk sendiri, tetapi bisa juga didorong masuk. Ambeien Eksternal menyerang anus sehingga menimbulkan rasa sakit, perih, dan gatal. Jika terdorong keluar oleh feses, ambeien ini dapat mengakibatkan penggumpalan (trombosis), yang menjadikan ambeien berwarna biru-ungu.


Gambar Penyakit Wasir Dalam


Gambar Penyakit Wasir Luar

Gejala Wasir

Wasir bisa mengeluarkan darah, terutama setelah buang air besar, sehingga tinja mengandung darah atau terdapat bercak darah di handuk ataupun tisu kamar mandi. Darahnya bisa membuat air di kakus menjadi merah. Lama kelamaan wasir dapat menyebabkan penderitanya mengalami kehilangan darah yang berat atau anemia sehingga memerlukan transfusi darah. Wasir yang menonjol keluar mungkin harus dimasukkan kembali dengan tangan perlahan-lahan atau bisa juga masuk dengan sendirinya. Wasir dapat membengkak dan menjadi nyeri bila permukaannya terkena gesekan atau jika di dalamnya terbentuknya pembekuan darah. Kadang-kadang, wasir bisa juga menyabakan keluarnya lendir dan menimbulkan perasaan bahwa masih ada isi rektum yang belum dikeluarkan. Perut terasa mau jebol karena banyak tinja yang tertahan akibat takut mengalamai rasa sakit saat buang air besar. Gatal pada daerah anus (pruritus ani) bisa menjadi gejala dari wasir. Rasa gatal ini terjadi karena keadaan wasir yang terkeluar itu menghambat pembersihan anus secara efisien, dapat menyebabkan partikel-partikel kecil dari feses menumpuk pada kulit perianal dan bekerja sebagai iritan. Iritan ini dapat berpotensi menjadi kanker bila tidak segera ditangani. Ada juga yang mengalami rasa sakit di bagian tulang belakang bagian bawah. Biasanya, gejala itu di alami oleh penderita yang sudah pada ambeien stadium 2.

Penyebab Wasir

Sejumlah faktor dapat menyebabkan formasi dari wasir termasuk kebiasaan buang air besar tidak teratur (konstipasi atau diare), olahraga, nutrisi (diet rendah serat), peningkatan tekanan intra-abdomen (berkepanjangan tegang), genetika, tidak adanya katup dalam vena hemoroid, dan penuaan. Konstipasi atau sembelit menyebabkan kotoran sulit untuk keluar saat buang air besar. Otomatis untuk mengeluarkannya butuh tekanan lebih besar, sehingga orang yang mengalami sembelit akan mengejan dengan sangat kuat saat buang air besar yang berdampak pada peningkatan risiko untuk terkena ambeien. Meski berkebalikan dengan sembelit, diare atau terlalu sering buang air besar juga dapat membuat penderitanya mengejan. Meski sering buang air besar, kotoran yang keluar biasanya cair dan hanya sedikit-sedikit sehingga penderita cenderung tidak sabar lalu mengejan untuk menuntaskannya agar tidak perlu keluar masuk kamar mandi. Buang air besar secara terburu-buru biasanya dilakukan oleh para mahasiswa yang tinggal di kos-kosan dan sering mengalami antrean panjang di kamar mandi, terutama pada pagi hari. Kondisi ini tidak ideal untuk buang air besar, karena jika terburu-buru maka tekanan saat mengejan cenderung lebih besar dengan tujuan agar tinjanya cepat keluar dan tuntas.

Faktor lain yang dapat meningkatkan tekanan pada vena rektum sehingga menyebabkan wasir antara lain obesitas, duduk dalam jangka waktu yang lama, dan kehamilan. Selama kehamilan, tekanan dari janin di perut dan perubahan hormonal menyebabkan pembuluh hemorrhoidal untuk memperbesar. Persalinan juga menyebabkan peningkatan tekanan intra-abdomen. Terapi pembedahan jarang diperlukan, sebagai gejala ini biasanya hilang pasca melahirkan.

Diagnosis Wasir

Diagnosis wasir yang membengkak dan terasa nyeri ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan di daerah anus dan rektum. Untuk keadaan yang lebih serius, misalnya tumor atau kanker, bisa dibantu dengan pemeriksaan anoskopi dan sigmoidoskopi. Biasanya, wasir tidak membutuhkan pengobatan kecuali bila menyebabkan gejala. Obat pelunak tinja atau psilium bisa mengurangi konstipasi dan peregangan yang menyertainya. Suntikan skleroterapi diberikan kepada penderita wasir yang mengalami perdarahan. Dengan suntikan ini, pembuluh vena digantikan oleh jaringan parut. Wasir dalam yang besar dan tidak bereaksi terhadap suntikan skleroterapi, diikat dengan pita karet. Cara ini, disebut ligasi pita karet, meyebabkan wasir menjadi layu dan putus tanpa rasa sakit. Pengobatan ini dilakukan dengan selang waktu 2 minggu atau lebih. Mungkin diperlukan 3-6 kali pengobatan. Wasir juga bisa dihancurkan dengan menggunakan laser (perusakan laser), sinar infra merah (fotokoagulasi infra merah) atau dengan arus listrik (elektrokoagulasi). Pembedahan mungkin digunakan bila pengobatan lain gagal. Bila wasir dengan bekuan darah menyebabkan nyeri, maka bisa diobati dengan cara: duduk berendam dalam air hangat mengoleskan salep obat bius lokal pengompresan dengan kemiri. Nyeri dan pembengkakan biasanya akan berkurang beberapa saat kemudian, dan bekuan menghilang setelah 4-6 minggu. Pilihan lainnya adalah memotong vena dan mengeluarkan bekuan, yang dengan segera akan mengurangi nyeri. Pengobatan wasir dapat dilakukan secara herbal dan dengan cara tradisional.

Pencegahan Wasir

Cara terbaik untuk mencegah wasir adalah untuk menjaga tinja tetap lunak sehingga dapat keluar dengan mudah, sehingga mengurangi tekanan dan tegangan pada anus tuntaskan sesegera mungkin setelah ada rangsangan buang air besar. Olahraga, termasuk berjalan, dan meningkatkan kandungan serat dalam diet dapat membantu mengurangi sembelit dan mengejan dengan menghasilkan tinja yang lebih lembut dan lebih mudah untuk keluar. Mengurangi waktu untuk buang air besar dan menghindari membaca sementara di toilet telah direkomendasikan.








Hub : 
0877 367 14 8 14
081 326 823 567
082135 66 55 88